Rabu, 08 April 2009

Buat Graffiti Online yuk......

bagi teman-teman yang ngg' bisa mengekspresikan hobi graffitinya ditembok atau yang masih dalam bayang-bayangnya untuk graffiti......bisa membuat graffiti secara online, dengan mengunjungi situs http://www.graffiticreator.net ... dijamin puas deh....
ini contohnya....

Pemilu Kacau (masyarakat banyak yang tidak mendapat kartu pemilih)

"tidak dapat memilih" adalah salah satu kerugian. Karena bagaimanapun juga aspirasi masyarakat harus disalurkan dengan memilih calon-calon yang menurut mereka pantas untuk menduduki bangku yang sangat empuk yaitu DPR dan MPR. Sekarang yang menjadi persoalan adalah banyaknya masyarakat yang tidak dapat kartu pemilih bahkan pejabat sekalipun. pertanyaan sekarang adalah... Apa saja kerja KPU.. Bukankah mereka digaji....? kenapa bisa masyarakat yang sudah bisa memilih tidak terdaftar..? apakah kerja KPU hanya goyang-gayang saja.. kita tidak tahu... yang jelas banyak masyarakat tidak dapat kartu pemilih..apakah disana ada permainan...wallahua'lam...
Kita tahu keputusan MUI yang mengharuskan kita untuk memilih alias jangan golput,tapi......................? masih banyak masyarakat yang tidak mendapat kartu pemilih...bagaimanakah hukumnya.................? adapun KPU telah memutuskan orang yang bisa memilih hanya yang mendapat kartu pemilih yang tidak mendapat tetap tidak berhak memilih. sayapun kecewa karna tidak berpartisipasi karena tidak juga mendapat kartu pemilih.... terkadang saya merasa "Saya bukan orang Indonesia" entahlah.....meskipun memiliki KTP.... tapi gimanalah ...pemerintahan yang bobrok...alias kacau..
dengan banyaknya masyarakat yang tidak memilih, nantinakan berakibat negatif... karena nanti ada caleg yang tidak puas.. karena dia merasa massanya banyak yang tidak mendapatkan kartu pemilih...akhirnya terjadilah amukan massa...........?

kita nantikan saja kerja KPU yang masih tanda tanya....? apakah nanti sukses ataukah hancur oleh amukan massa..?
Bukan hanya sampai disitu, persoalan nantinya adalah banyaknya suara yang rusak dikarenakan masyarakat masih kaku dengan sitem yang baru yaitu mencontreng setelah itu adalah banyaknya masyarakat yang nanti akan golput.... sungguh politik yang kejam..... karena banyak pihak yang merasa dirugikan.............
mudah-mudahan anak bayi (pemerintah) bisa dewasa..

Senin, 30 Maret 2009

Bencana Galodo Landa Kabupaten Tanah Datar


Bencana Galodo Landa Kabupaten Tanah Datar

2 Orang Hilang, Puluhan Rumah Rusak dan ratusan hektar sawah tertimbun Lumpur
foto_galodo.jpgBENCANA..Galodo (Air Bah) melanda 5 kecamatan di kabupaten Tanah Datar Senin (30/3) sekitar jam 6.30 WIB. Dari 5 kecamatan tersebut kecamatan Sungai Tarab termasuk yang terparah, karena sejumlah nagari seperti Pasia Laweh, Sungai Tarab dan lain-lain terkena air baha yang datang secara tiba-tiba, diperkirakan akibat bobolnya telaga di pinggang gunung Merapi.

Dari data sementara yang berhasil dikumpulkan, di kenagarian Pasia Laweh kecamatan Sungai Tarab 35 KK dengan 148 jiwa dan 2 orang diantaranya dinyatakan hilang, 13 ternak dihanyutkan air, 22 rumah rusak, 9 diantaranya dihanyutkan air, 1 mesjid dan 2 mushalla rusak serta 30 hektar sawah tertimbun lumpur. Pasar Pasia Laweh yang baru saja dibangun ludes tersapu galodo.

Sementara di Tanjung Alam kecamatan Tanjung Baru 50 hektar sawah tertimbun tanah, masing-masing di jorong Bayua, Gantiang Ateh dan Gantiang Bawah, sedangkan di jorong Ampaleh 2 Kepala Bandar (Irigasi) rusak. Selanjutnya di Lurah Ampuah jorong Kandang Malabuang kenagarian Lawang Mandahiliang 20 KK dengan 150 jiwa terisolasi akibat jembatan yang menghubungkan ke jalan raya terputus.

Di Koto Panjang kecamatan Sungai Tarab 8 ekor sapi dihanyutkan air dan seorang wanita bernama Ayu terluka. Sedangkan di Pakarak Pagaruyuang dilaporkan 3 ternak juga hanyut dibawa air bah.

Camat Padang Ganting Drs.Aslamuddin, Msi ketika dihubungi melaporkan, seorang mayat laki-laki berusia sekitar 60 tahun ditemukan di Surau Pasia jorong Dani nagari Padang Ganting. Diduga mayat ini berasal dari Koto Panjang, karena ada yang mengaku keluarganya hanyut dibawa air. Korban meninggal ini segera di bawa ke RSU Mohd.Ali Hanafiah Batusangkar.Ketika dikonfirmasikan kepada Pimpinan RSU dr. H.Zunirman ternyata korban yang ditemukan di Padang Ganting ini bernama Yuliar berusia 68 tahun berasal dari Koto Panjang kecamatan Sungai Tarab.

Dari data yang berhasil dihimpun, setidaknya 5 jembatan putus akibat dihantam air, diantaranya jembatan yang menghubungkan Sungai Tarab dengan Ladang Koto, jembatan Lakuang Padang Jaya, jembatan Lurah Ampuah, jembatan Pincuran Dama dan Pincuran Talo Supayang serta jembatan Talao Situmbuak kecamatan Salimpaung.

Belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang dialami masyarakat, namun yang jelas ratusan hektar yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat rusak berat dan perlu penanganan serius untuk dapat difungsikan kembali.

Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe dan Wakil Bupati Aulizul Syuib yang semulanya akan melantik 4 Wali Nagari pada 4 nagari belum kesampaian, karena Kepala Daerah dan Wakil Daerah lebih mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang terkena musibah. Dari pagi hingga berita ini diturunkan, Bupati dan Wakil Bupati masih terus memonitor ke lokasi yang tekena bencana alam.

Kronologis Kejadian

Bencana banjir bandang (Galodo) yang melanda Tanah Datar ini berawal dari hujan lebat yang mengguyur daerah ini sejak minggu sekitar jam 18.00 Wib (menjelang magrib) hingga pagi. Telaga –telaga kecil yang berada dipinggang gunung Merapi tidak sanggup lagi menahan air hujan, sehingga bobol. Akibatnya air deras dan cukup besar mengalir melalui sungai kecil dan batang selo membawa pepohonan dan melanda rumah masyarakat sekitar pinggiran sungai sepanjang 30 KM.

Kejadian semacam ini pernah terjadi pada tahun 1979 menelan banyak korban meninggal dunia, namun kali ini kejadiannya dipagi hari sehingga sebahagian masyarakat dapat menyelamatkan diri ketempat yang lebih aman. Meskipun korban meninggal tidak seberapa, namun rumah, sawah, ternak, tempat ibadah serta sarana jalan dan jembatan mengalami rusak berat yang jelas berdampak terhadap perekonomian masyarakat.



Sabtu, 28 Maret 2009

polling

Di zaman yang canggih ini, Ilmu tekhnologi (IT) bukanlah barang langka ataupun mewah. Sekarang tekhnologi sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Maka pihak rektorat seharusnyalah menyediakan fasilitas yang mendukung civitas akademika IAIN Imam Bonjol Padang berkarya. Seperti halnya Hotspot, yang menjadi sorotan karena berbagai perguruan tinggi sudah menyediakannya. Adapun Fakultas yang telah memiliki fasilitas tersebut dikarenakan inisiatif dari pihak dekanat.
Dengan memamfaatkan tekhnologi akan mempermudah mahasiswa untuk membuat tugas dan melihat informasi-informasi penting. Sekarang sudah banyak orang beralih dari yang nyata kepada yang maya. Inipun berpengaruh kepada berbagai perusahaan seperti pos , media cetak dan lain sebagainya.
Suara Kampus sebagai media penyalur aspirasi civitas akademika, membuat angket untuk mengetahui seberapa penting dan besarnya pengaruh IT, yang lebih dipusatkan kepada internet. Dari 100 koresponden yang diambil secara acak mahasiswa IAIN yang sudah memiliki email 59 persen dan 41 persen masih belum punya. Sedangkan untuk mahasiswa yang memiliki blog ada 34 persen dan 67 persen yang masih belum.
Sementara itu harapan mahasiswa IAIN IB terhadap adanya fasilitas Hotspot mencapai angka 90 persen. Dari semua ini dapat dilihat seberapa antusiasnya mahasiswa untuk memamfaatkan tekhnologi yang sekarang sudah berkembang pesat.





Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More